Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (FPsi Untar) menyelenggarakan Yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Menjadi Alumni, Melangkah Bersama Nilai EPIC” pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Auditorium Barat Gedung M Lantai 8. Acara ini menjadi ajang apresiasi sekaligus pelepasan bagi para mahasiswa yang telah menuntaskan studi di FPsikologi Untar.
Acara dipandu oleh Rahmat Alfa Rizki dan Mona Lepa dari angkatan 2023. Registrasi peserta dimulai pukul 08.30 WIB, disertai penayangan video dokumentasi perjalanan akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi Untar. Yudisium secara resmi dimulai pada pukul 09.24 WIB.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Tarumanagara, dan Mars Psikologi Tarumanagara. Selanjutnya, laporan Ketua Program Studi Psikologi Jenjang Sarjana disampaikan oleh Dr. Zamralita, M.M., Psikolog. Dalam laporannya, beliau menyapa pimpinan fakultas, panitia, dosen, tenaga kependidikan, serta para tamu undangan, termasuk Monica Gunawan, M.Psi., Psikolog selaku Head of Talent Acquisition PT Anabatic Technologies Tbk.
Pada yudisium kali ini, FPsi Untar meluluskan sebanyak 369 mahasiswa, dengan rincian angkatan 2020 sebanyak 2 orang, angkatan 2021 sebanyak 11 orang, dan angkatan 2022 sebanyak 356 orang.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi Untar menegaskan bahwa FPsi Untar merupakan wadah keberagaman yang mendorong seluruh sivitas akademika untuk maju bersama dan berbakti bagi bangsa dan negara. Para lulusan diingatkan untuk saling menghormati, menjaga etika, serta menggunakan media sosial secara bijak. Beliau juga menekankan bahwa belajar merupakan proses seumur hidup dan para lulusan diharapkan tidak pernah berhenti mengembangkan diri.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Mars Tarumanagara, yaitu bekerja jujur dan ikhlas, menjunjung keluhuran dan kesetiaan, ditekankan sebagai pedoman yang perlu dipegang teguh oleh para lulusan FPsi Untar. Sambutan Dekan ditutup dengan pesan agar nilai EPIC terus menjadi bagian dari keseharian para alumni.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, baik foto seluruh lulusan Yudisium Semester Ganjil 2025/2026 maupun foto per kelompok. Pada yudisium kali ini juga terdapat momen khusus berupa pemberian tanda kasih dari dosen pembimbing kepada mahasiswa bimbingan skripsinya. Bagi dosen yang berhalangan hadir, penyerahan diwakili oleh pengelola Program Studi S1 Psikologi.
Kesan dan pesan dari lulusan terbaik disampaikan oleh Nicole Edmonda, peraih Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi dengan IPK 4,00. Dalam penyampaiannya, Nicole mengungkapkan bahwa proses perkuliahan di FPsi Untar memberikan banyak pelajaran kehidupan, mulai dari pengembangan diri, manajemen waktu, kreativitas, hingga toleransi. Ia menegaskan bahwa meskipun pertemuan formal berakhir, nilai dan ilmu yang diperoleh akan terus dibawa dalam perjalanan hidupnya dan para lulusan.
Acara semakin semarak dengan penampilan khusus tarian breakdance oleh Virya Richie yang diiringi lagu Tor Monitor. Selanjutnya, kesan dan pesan alumni disampaikan oleh Monica Gunawan, M.Psi., Psikolog, yang menekankan pentingnya sikap (attitude), kemampuan beradaptasi, serta keterampilan komunikasi di dunia kerja. Ia mengingatkan bahwa idealisme perlu diimbangi dengan realisme, serta kemampuan beradaptasi tidak berarti kehilangan jati diri.
Sosialisasi Ikatan Alumni Psikologi Untar (ILUPSI) disampaikan melalui tayangan video oleh Ketua ILUPSI, Anggun Meylani Pohan, M.Psi., Psikolog, yang saat ini bertugas di Paris, Prancis. Dalam pesannya, beliau mengajak para lulusan untuk aktif berkolaborasi, menjaga kebersamaan, dan mempertimbangkan kelanjutan studi ke Program Profesi Psikolog guna memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kesan dan harapan juga disampaikan oleh Untung Subroto, M.Psi., Psikolog, yang menyapa para lulusan angkatan 2022. Ia mengingatkan bahwa setiap individu memiliki waktu dan jalannya masing-masing, serta pentingnya memaafkan dan melepaskan kebencian sebagai bagian dari kesehatan psikologis. Pesannya ditutup dengan ajakan untuk terus belajar, menjaga kebahagiaan, dan tidak melupakan FPsi Untar sebagai rumah kedua.
Sesi berikutnya diisi dengan penjelasan peluang kerja oleh Steven dari Yayasan Tarumanagara, yang memaparkan ekosistem lembaga di bawah naungan Yayasan Tarumanagara serta peluang karier bagi lulusan Untar. Dilanjutkan dengan pemaparan layanan karier oleh Widya Risnawaty, M.Psi., Psikolog, Manajer Layanan Karier dan Alumni Lemawa Untar, termasuk informasi mengenai Untar Career Week yang akan dilaksanakan pada 2–6 Februari 2026.
Informasi akademik disampaikan oleh Dadang, Kasubag Akademik FPsi Untar, yang menyampaikan bahwa para peserta yudisium telah resmi menyandang gelar S.Psi. serta mengingatkan pentingnya partisipasi dalam Tracer Study. Selanjutnya, Dr. P. Tommy Y. S. Suyasa, M.Si., Psikolog memaparkan informasi mengenai Program Magister Psikologi dan Program Profesi Psikolog Untar, serta mengajak lulusan untuk tidak berhenti belajar.
Rangkaian acara ditutup dengan penampilan psychovoice oleh Raymond Rowen (angkatan 2024) dan Violen Abel (angkatan 2023) yang membawakan lagu I Remember You dan Jangan Menyerah. Acara terakhir adalah sesi pemberian tanda kasih dari dosen pembimbing kepada mahasiswa bimbingan, sebelum akhirnya ditutup oleh MC dengan pesan hangat: “Jangan lupa bahagia.” RH




