Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengalaman pembelajaran internasional bagi mahasiswa. Pada 9-13 Maret 2026, rencananya tiga mahasiswa angkatan 2025 akan mengikuti kegiatan Immersion Bali Programme yang diselenggarakan oleh Yayasan Tarumanagara bekerja sama dengan Nanyang Polytechnic, Singapura.
Tiga mahasiswa Fakultas Psikologi yang terpilih adalah mahasiswa angkatan 2024, yaitu Jason Sanjiro, Ellisa Revelia, dan seorang mahasiswi angkatan 2025, Hana. Program ini akan berlangsung pada 9–13 Maret 2026 di Bali dan mengusung semangat pembelajaran lintas budaya dengan tema “From Bali to Human-Centered Futures: Culture, Society, and Well-Being.”
Program ini dirancang sebagai kegiatan cross-cultural immersion yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi budaya Bali, memahami dinamika sosial masyarakat, serta merefleksikan konsep kesejahteraan well-being dalam konteks global dan human-centered development. Selain mahasiswa Untar, kegiatan ini juga akan diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari Nanyang Polytechnic, Singapura, sehingga membuka ruang interaksi akademik dan pertukaran perspektif internasional.
Proses Seleksi
Ketiga mahasiswa Fakultas Psikologi yang terpilih telah melalui proses seleksi yang bertahap. Tahap pertama berupa wawancara bersama Manajer Kemahasiswaan dan Alumni, Untung Subroto, M.Psi., Psikolog. Mahasiswa yang lolos kemudian mengikuti tahap wawancara lanjutan bersama Dekan Fakultas Psikologi Untar.
Proses seleksi ini bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa yang mewakili Fakultas Psikologi memiliki kesiapan akademik, kematangan pribadi, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan lintas budaya.
Kontribusi Dosen FPsi Untar
Kegiatan ini juga akan diikuti oleh dosen Fakultas Psikologi Untar, Ibu Agustina, M.Psi., Psikolog, yang akan turut serta sebagai pendamping sekaligus narasumber. Dalam program tersebut, beliau dijadwalkan memaparkan materi mengenai Culture, Society, and Well-Being, yang relevan dengan tema besar kegiatan.
Partisipasi dosen dalam forum internasional ini menjadi wujud kontribusi akademik Fakultas Psikologi Untar dalam memperkaya diskursus mengenai kesejahteraan psikologis, khususnya dalam konteks budaya dan masyarakat.
Pengalaman Akademik dan Budaya
Berdasarkan agenda kegiatan, rangkaian program mencakup sesi pembukaan dan kuliah umum, kunjungan industri, eksplorasi budaya seperti kunjungan ke Ubud dan pertunjukan Kecak, serta interaksi dengan berbagai institusi dan pelaku usaha lokal di Bali.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai perjalanan akademik, tetapi juga sebagai ruang refleksi mengenai keberlanjutan, budaya, dan kesejahteraan masyarakat. Keikutsertaan mahasiswa Fakultas Psikologi Untar dalam Immersion Bali Programme diharapkan dapat memperluas wawasan global, meningkatkan sensitivitas budaya, serta memperkaya pemahaman mengenai peran psikologi dalam membangun masa depan yang berpusat pada manusia (human-centered futures).
Melalui partisipasi aktif dalam program internasional seperti ini, Fakultas Psikologi Untar terus mendorong mahasiswanya untuk bertumbuh tidak hanya sebagai pembelajar yang unggul secara akademik, tetapi juga sebagai individu yang adaptif, reflektif, dan siap berkontribusi di tingkat global.