Pada hari Jumat, 10 April 2026 pukul 09.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Tarumanagara Mental-Wellness Support yang bertujuan untuk membekali mahasiswa sebagai peer support atau peer counselor. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tarumanagara Psychology Centre bersama Pusat Bimbingan dan Konseling Psikologi (PBKP) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesadaran dan dukungan terhadap kesehatan mental di lingkungan kampus.

Reza Fahlevi., S.K.M., S.Psi., M.M., M.Psi., Psikolog sebagai narasumber
Pelatihan ini dipandu oleh Reza Fahlevi, S.K.M., M.M., M.Psi., Psikolog, yang memberikan pemahaman mengenai peran peer support, pentingnya empati dalam mendengarkan, serta dasar-dasar observasi dan wawancara untuk memahami kondisi individu secara lebih menyeluruh.
Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan sepuluh mahasiswa dari Ngee Ann Polytechnic yang berkunjung ke Universitas Tarumanagara. Kehadiran mereka menambah perspektif baru dalam diskusi serta memperkaya pengalaman lintas budaya dalam memahami kesehatan mental.
Kegiatan diawali dengan sesi ice breaking yang bertujuan untuk mencairkan suasana dan membangun kenyamanan antar peserta. Melalui aktivitas ini, peserta menjadi lebih terbuka dan siap mengikuti rangkaian pelatihan secara aktif.
Pada akhir sesi, peserta mengikuti kegiatan role play sebagai bentuk praktik langsung dari materi yang telah dipelajari. Dalam simulasi ini, peserta berlatih menangani kasus individu yang mengalami kehilangan motivasi hidup. Melalui role play, peserta dapat mengasah kemampuan dalam memberikan respons yang empatik, tidak menghakimi, serta belajar menjadi pendengar yang suportif dalam situasi nyata.

Peserta Kegiatan yang berasal dari mahasiswa Untar dan Ngee Ann Polytechnic
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi peer counselor yang mampu memberikan dukungan emosional sekaligus memahami kondisi individu dengan lebih tepat. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih peduli, suportif, dan sadar akan pentingnya kesehatan mental.
