Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini: Bantuan Awal Psikologis dalam Usaha Peningkatan Rasa Berdaya dan Keyakinan Diri

Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara turut berkontribusi dalam implementasi program psikoedukasi berbasis komunitas bagi penyintas bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16-28 Desember 2025 di enam kecamatan dengan melibatkan penyintas dewasa, anak-anak, lansia, relawan, kader, dan pendamping komunitas.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi penyintas bencana yang rentan mengalami tekanan psikologis, seperti kecemasan, gangguan tidur, rasa kehilangan, serta menurunnya rasa aman. Dalam situasi pascabencana, dukungan psikososial awal menjadi penting agar masyarakat terdampak dapat memperoleh pendampingan yang terarah sebelum layanan profesional tersedia secara lebih luas.

Kegiatan ini mengintegrasikan pendekatan Psychological First Aid atau PFA, penguatan self-efficacy, serta regulasi diri berbasis prinsip Acceptance and Commitment Therapy atau ACT. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak memahami cara memberikan dukungan awal yang aman, empatik, dan sesuai dengan kebutuhan penyintas.

Metode kegiatan mencakup simulasi PFA, latihan grounding breathing, orientasi realitas, penyusunan if-then plan, serta pemetaan dukungan lokal. Seluruh metode dirancang agar mudah diterapkan oleh komunitas, khususnya oleh relawan, kader, dan pendamping yang berada dekat dengan penyintas dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini juga menjawab berbagai kebutuhan utama mitra, antara lain terbatasnya literasi psikologis, rendahnya keterampilan PFA dan self-efficacy, minimnya pengalaman praktik psikososial, serta tingginya risiko beban emosional pada pendamping. Selain itu kegiatan ini turut mendorong tersusunnya panduan praktis dan pemetaan jejaring daerah setempat yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menerima materi dan terlibat aktif dalam praktik serta diskusi. Pendekatan partisipatif ini membantu peserta memahami langkah-langkah sederhana dalam mendampingi penyintas, mengenali tanda-tanda tekanan psikologis, serta membangun rasa percaya diri dalam memberikan dukungan awal.

Melalui sepuluh komponen kegiatan yang saling terhubung, program ini berhasil meningkatkan literasi psikologis peserta, memperkuat keterampilan dukungan awal, dan membangun keberdayaan komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model dukungan psikososial berbasis komunitas yang kontekstual, mudah diterapkan, dan berkelanjutan bagi wilayah terdampak bencana.

Kontributor:

Angelo Basario Marhaenis (NIM: 707242022) – Mahasiswa Magister Psikologi Universitas Tarumanagara

Dr. P. Tommy Y. S. Suyasa, S.Psi. (NIK: 0320037403) – Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

 

20

November

Kunjungan Fakultas Psikologi UNJANI

22-29

November

International Student Mobility ke Edith Cowan University

1-2

Desember

Workshop OBE

1-5

Desember

Ujian Akhir Semester
Fakultas Psikologi, Jurusan Psikologi, Kuliah Psikologi, Sarjana Psikologi, Magister Psikologi, Jakarta, FPSI Untar, Universitas Tarumanagara