The Self Love Protocol : Berhenti Menyiksa Diri, Mulai Meregulasi

Magister Psi Universitas Tarumanagara bekerja sama dengan Upquality Training & Consultant menyelenggarakan Psikoedukasi Nasional bertajuk “The Self Love Protocol: Berhenti Menyiksa Diri, Mulai Meregulasi” pada Kamis, 7 Mei 2026 secara daring dalam rangka Mata Kuliah Aplikasi Psikologi Positif oleh Dosen Pengampu Ibu Dr. Rostiana, M.Si., Psikolog. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 85 peserta dan turut disiarkan melalui kanal YouTube pada tautan https://www.youtube.com/live/ivFeWAB0O9k?si=QFTH_oTisZffY8S6.

Kegiatan ini mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan banyak orang, yaitu prokrastinasi, tekanan mental, dan kebiasaan mengkritik diri secara berlebihan. Melalui pendekatan psikologi positif, peserta diajak memahami bahwa prokrastinasi bukan sekadar persoalan malas atau buruknya manajemen waktu, melainkan sinyal bahwa sistem regulasi diri sedang kewalahan. Materi kegiatan menekankan pentingnya keselarasan antara pikiran, emosi, dan perilaku dalam membangun regulasi diri yang lebih sehat.

Rangkaian kegiatan disusun dalam empat sesi utama. Sesi 1, “The Stabilization – Grounding,” disampaikan oleh Angelo Basario Marhaenis. Pada sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya menenangkan tubuh dan sistem saraf sebelum menghadapi tuntutan tugas. Melalui latihan grounding, peserta belajar kembali hadir pada momen saat ini agar pikiran menjadi lebih stabil dan tidak dikuasai rasa kewalahan.

Sesi 2, “The Mental Offloading – Brain Dump,” dibawakan oleh Charoline Xessa. Sesi ini berfokus pada cara menjernihkan pikiran dengan memindahkan beban mental yang menumpuk ke media luar. Teknik brain dump diperkenalkan sebagai strategi sederhana untuk mengurangi mental clutter, sehingga otak tidak terus-menerus dipaksa menjadi “gudang” kekhawatiran.

Selanjutnya Sesi 3, “The Kind Negotiation – Micro-Steps,” juga disampaikan oleh Charoline Xessa. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa perubahan tidak harus selalu dimulai dari langkah besar. Melalui micro-steps, peserta belajar memecah tugas menjadi tindakan kecil yang lebih realistis, ringan, dan ramah terhadap kapasitas diri.

Pada Sesi 4, “The Dopamine Budget – Happiness Factor,” materi disampaikan oleh Gabrielle Salim. Sesi ini membahas pentingnya menjaga motivasi melalui apresiasi terhadap progres kecil. Self-reward dipahami bukan sebagai bentuk memanjakan diri, melainkan sebagai strategi psikologis untuk mempertahankan energi mental, memperkuat konsistensi, dan mencegah burnout.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memandang self-love bukan hanya sebagai slogan, tetapi sebagai keterampilan psikologis yang konkret. The Self Love Protocol menjadi ajakan untuk berhenti “memecut” diri dengan kritik yang melelahkan, dan mulai membangun disiplin yang lebih manusiawi, berkelanjutan, serta berpihak pada kesehatan mental.

Keterangan Foto:
            Dokumentasi kegiatan Psikoedukasi Nasional “The Self Love Protocol: Berhenti Menyiksa Diri, Mulai Meregulasi” yang diselenggarakan secara daring oleh Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara bekerja sama dengan Upquality Training & Consultant pada 7 Mei 2026, dengan partisipasi lebih dari 85 peserta.

Kontributor

707242022 – Angelo Basario Marhaenis
707242010 – Gabrielle Salim
707242012 – Charoline Xessa

 

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

 

20

November

Kunjungan Fakultas Psikologi UNJANI

22-29

November

International Student Mobility ke Edith Cowan University

1-2

Desember

Workshop OBE

1-5

Desember

Ujian Akhir Semester
Fakultas Psikologi, Jurusan Psikologi, Kuliah Psikologi, Sarjana Psikologi, Magister Psikologi, Jakarta, FPSI Untar, Universitas Tarumanagara