Jakarta. Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (UNTAR) kembali menyelenggarakan Pelantikan Psikolog Angkatan Kedua yang berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan di Gedung Utama Kampus I UNTAR pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan Program Profesi Psikologi yang secara resmi memasuki dunia profesional sebagai psikolog.
Rangkaian acara tidak hanya menghadirkan prosesi pelantikan, tetapi juga sarat akan nilai kebersamaan, penghargaan, dan semangat silih asah, silih asih, silih asuh: Lulusan BErdaya untuk Nusantara, yang menjadi ciri khas lingkungan akademik Fakultas Psikologi UNTAR. Kehangatan tersebut terasa sejak awal acara ketika para tamu undangan, keluarga, dosen, serta lulusan hadir memenuhi ruangan dengan suasana haru dan bangga.
Nuansa elegan dan budaya Indonesia tampak kuat melalui balutan busana panitia. Panitia perempuan mengenakan kebaya putih dengan padanan kain batik, sedangkan panitia laki-laki mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan kain cukin sebagai aksen di pundak. Keselarasan busana tersebut mencerminkan nilai profesionalisme, kekompakan, dan penghormatan terhadap budaya lokal.
Acara dipandu dengan hangat dan komunikatif oleh master of ceremony, Denrich Suryadi, M.Psi., Psikolog dan Agustina, M.Psi., Psikolog. Keduanya berhasil membangun suasana formal namun tetap akrab sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung. Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Tarumanagara, Sri Tiatri, Ph.D., Psikolog, yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para lulusan mampu menjadi psikolog yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga diwarnai dengan rangkaian silih asuh yang penuh makna. Tradisi ini menjadi simbol dukungan, kepedulian, dan kesinambungan antarangkatan di lingkungan Fakultas Psikologi UNTAR. Momen tersebut menggambarkan bahwa perjalanan menjadi psikolog bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang bertumbuh bersama dalam komunitas profesional yang saling mendukung.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi UNTAR, Dr. P. Tommy Y. S. Suyasa, M.Si., Psikolog, menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian sebagai profesional yang hadir untuk membantu masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Dekan juga mengapresiasi kerja keras Panitia yang dikomandani Ketua Panitia, Roswiyani, Ph.D., Psikolog. Dekan F.Psi. UNTAR menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga berharap para lulusan dapat menjalankan profesi psikolog dengan integritas, empati, dan tanggung jawab sosial yang tinggi.
“Profesi psikolog bukan hanya tentang kompetensi, tetapi juga tentang kemanusiaan, empati, dan komitmen untuk terus bertumbuh bersama masyarakat,” ungkap beliau.
Sambutan turut disampaikan oleh perwakilan HIMPSI, Brigjend (Purn) Dr. Arief Budiarto, DESS, Psikolog, yang memberikan apresiasi atas perjalanan dan perjuangan para lulusan hingga mencapai tahap pelantikan sebagai psikolog. Dalam pesannya, disampaikan bahwa tantangan profesi psikolog di masa kini semakin kompleks sehingga diperlukan kesiapan kompetensi, etika, dan kemampuan membangun relasi yang baik dengan masyarakat.
“Menjadi psikolog berarti siap hadir mendengarkan, memahami, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan mental masyarakat,” ujar perwakilan HIMPSI, Brigjend (Purn) Dr. Arief Budiarto, DESS, Psikolog.
Suasana haru juga terasa ketika lulusan terbaik menyampaikan pesan dan kesannya kepada rekan-rekan sejawat. Dalam sambutannya, Finecia Clarineta Mulyana, S.Psi., Psikolog, mengungkapkan rasa syukur atas proses panjang yang telah dilalui bersama dosen, keluarga, dan teman-teman seperjuangan.
“Perjalanan ini mengajarkan bahwa menjadi psikolog bukan hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang ketulusan untuk memahami manusia,” tuturnya.
Pelantikan semakin semarak dengan penampilan tarian persembahan dari Padmanagara yang memukau para hadirin. Penampilan tersebut menghadirkan nuansa budaya yang hangat sekaligus menjadi simbol harmoni, penghormatan, dan perjalanan baru para lulusan dalam mengemban profesi psikolog.
Pada acara pelantikan kali ini, Unit Kegiatan Ekstrakurikuler (UKE) di bidang tari tradisional yaitu Padmanagara, mempersembahkan tarian Asa Nirwana. Tarian ini menceritakan mengenai sekelompok perempuan yang giat membatik dengan anggun di kampung dataran Sunda. Kebersamaan dalam membatik menciptakan karya baru batik Mega Mendung yang memiliki makna kedamaian, ketenangan, harapan, dan kesejahteraan. Motif awan bermakna nirwana sebagai dunia yang sangat besar, abadi, dan bebas dan menciptakan sebuah karya seni yang dapat dinikmati seluruh penduduk. Penampilan ini menghadirkan suasana hangat dan penuh makna budaya yang mendapatkan apresiasi meriah dari seluruh hadirin.
Pelantikan Psikolog Angkatan Kedua ini menjadi simbol lahirnya generasi psikolog baru yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi profesionalisme, empati, dan nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi UNTAR kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki kepedulian sosial dan kesiapan profesional yang kuat.
