Fakultas Psikologi Untar Mantap Menuju Standar Global Lewat Visitasi Internasional ACQUIN

JAKARTA.

Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (Untar) mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi berdaya saing global melalui kegiatan visitasi Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN). Evaluasi eksternal oleh lembaga akreditasi asal Jerman yang terdaftar di European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR) ini berlangsung secara hybrid pada 29 s.d. 30 Oktober 2026.

Rangkaian asesmen dipimpin langsung oleh tim asesor internasional ACQUIN di bawah koordinasi Kristina, serta melibatkan sejumlah asesor terkemuka seperti Prof. Tasic, Prof. Albanese, Prof. Nino Javakhishvili, dan perwakilan mahasiswa Luca Gehrig.

 

Pembukaan Tepat Waktu dan Peninjauan Fasilitas Kampus

Agenda hari pertama, 29 Oktober 2026, dibuka secara resmi dalam durasi padat pukul 11.00–11.30 WIB. Dihadiri sivitas akademika berjas almamater, acara pembukaan diisi dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Tarumanagara, penayangan video profil Untar, serta sambutan Rektor Untar dan perwakilan ACQUIN.

Usai pembukaan, tim asesor didampingi pimpinan fakultas melaksanakan Campus Tour untuk meninjau infrastruktur penunjang akademik, mulai dari Gedung M, Fakultas Hukum, Gedung Utama, fasilitas olahraga, hingga titik inti kunjungan di Fakultas Psikologi (Gedung R lantai 2 dan 3).

 

Sesi Pendalaman: Tata Kelola, Kurikulum, hingga Kesejahteraan SDM

Memasuki hari kedua, 30 Oktober 2026, kegiatan difokuskan pada diskusi panel (Round 2 dan Breakout Room) yang mengevaluasi berbagai aspek strategis.

Integritas Akademik & AI: Menanggapi pertanyaan mahasiswa terkait pencegahan plagiarisme berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pihak universitas menegaskan penerapan Pakta Integritas serta pemanfaatan perangkat deteksi AI yang objektif.

 

Kesejahteraan dan SDM

Asesor mengapresiasi transparansi fasilitas kepegawaian melalui platform digital LINTAR, mencakup tunjangan hari raya (THR), cuti panjang bagi pegawai dengan masa kerja 8 tahun, hingga beragam hak cuti lainnya. Selain itu, dukungan institusi terhadap studi lanjut S3 dosen (termasuk beasiswa penuh Yayasan Tarumanagara) dinilai sangat baik.

Beban Mengajar dan Pembelajaran: Beban kerja dosen tercatat berada pada kisaran 12 s.d. 16 SKS per semester yang mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi. Proses perkuliahan menggunakan bahasa pengantar Bahasa Indonesia yang diperkaya dengan referensi jurnal internasional berbahasa Inggris.

 

Apresiasi dan Rekomendasi Asesor pada Sesi Penutupan

Rangkaian visitasi ditutup secara resmi pada Jumat (30/10) pukul 20.00–20.30 WIB. Dalam sesi umpan balik akhir, tim asesor menilai Program Sarjana dan Magister Psikologi Untar sangat berpusat pada mahasiswa (student-centered) serta selaras dengan kebutuhan pasar di Indonesia.

Beberapa kekuatan utama yang disorot meliputi fasilitas laboratorium yang sangat baik, program magang yang terstruktur, dedikasi tinggi tenaga pengajar, serta masifnya peningkatan kualifikasi dosen bergelar doktor. Sebagai langkah pengembangan ke depan, asesor memberikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya memperkuat dukungan internasionalisasi (pertukaran pelajar/dosen), mempublikasikan informasi program serta prosedur mutu dalam bahasa Inggris, serta memformalkan kerja sama industri melalui nota kesepahaman (MoU).

Melalui visitasi ACQUIN ini, Fakultas Psikologi Untar optimis dapat terus meningkatkan mutu tata kelola tridarma perguruan tinggi demi mencetak lulusan psikologi berstandar internasional.

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

 

20

November

Kunjungan Fakultas Psikologi UNJANI

22-29

November

International Student Mobility ke Edith Cowan University

1-2

Desember

Workshop OBE

1-5

Desember

Ujian Akhir Semester
Fakultas Psikologi, Jurusan Psikologi, Kuliah Psikologi, Sarjana Psikologi, Magister Psikologi, Jakarta, FPSI Untar, Universitas Tarumanagara